SOAL OSP BIOLOGI 2016
SOAL OSP BIOLOGI 2016 – SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL TINGKAT PROVINSI
TAHUN 2016 adalah pembahasan kita pada kesempatan ini, semoga dengan adanya
SOAL OSP BIOLOGI ini bisa membantu
sobat sekalian dalam belajar untuk mewujudkan cita – cita menjadi juara.
Berikut adalah SOAL OSP BIOLOGI TAHUN
2016 yang telah ditulis ulang oleh team Juara Pendidikan :
BIOLOGI SEL D AN MOLEKULER
1. Telomer
merupakan bagian ujung
dari kromosom dengan
urutan DNA yang
unik. Gambar di bawah ini menunjukkan bagian telomer dari suatu
kromosom.
Tentukan apakah pernyataan di
bawah ini benar atau salah:
A. Telomer
tidak mengandung urutan
DNA pengkode gen
namun dapat disintesis
oleh ribonukleoprotein.
B. Telomer
merupakan urutan DNA
yang berulang sebanyak
ratusan sampai ribuan ulangan.
C. Sebagian telomer dapat hilang dari ujung
kromosom setiap kali DNA diperbaiki.
D. Telomerase
dikode juga oleh
gen pengkode DNA
polimerase dan bertindak
sebagai cetakan telomer.
2. Eukariot
mempunyai protein yang
disebut histon yang
berperan di dalam
pengemasan DNA. Gambar 1 adalah skema dari interaksi antara molekul DNA
dan permukaan protein histon. Tanda X
menunjukkan rantai samping
asam amino yang
keluar dari permukaan protein dan
berikatan dengan backbone
DNA. Gambar 2
menunjukkan delapan protein histon yang
berfungsi sebagai subunit
yang membentuk kompleks
multiprotein yang disebut nukleosom.
Bagian dari dua
subunit (HA dan
HB) berinteraksi di
dalam inti nukleasom. Gambar
2 juga menunjukkan
alfa heliks dimana
kedua protein HA
dan HB berinteraksi.
Tentukan apakah pernyataan di
bawah ini benar atau salah:
A. Tipe asam amino dengan rantai samping pada
tanda X termasuk pada tipe non-polar.
B. Interaksi paling kuat antara backbone DNA dan
protein histon adalah ionik.
C. Interaksi yang menjaga agar HA dan HB tetap
berikatan adalah kovalen dan van der Waals.
D. Jika triptofan dimutasi menjadi arginin, maka
interaksi antara HA dan HB akan tetap sama.
3. Suatu
enzim di otot
yang disebut ME1
diproduksi melalui transkripsi
dan translasi gen ME1 yang diregulasi secara ketat pada
beberapa tipe otot selama perkembangan mencit, seperti otot
jantung. Produksi ME1
menunjukkan adanya ekspresi
yang diaktifkan dan diinaktifkan pada
waktu yang berbeda
selama perkembangan. Untuk
menguji peranan enhancer dan
silencer pada transkripsi ME1, seorang peneliti menciptakan sistem genetic
rekombinan yang memfusikan
promoter ME1 yang
mengandung urutan DNA
yang berada di bagian
hulu dari promoter
tersebut dengan gen lacZ (beta-galaktosidase) bakteri. Gambar
di bawah ini
menunjukkan struktur rekombinan
dan keterangan yang menunjukkan enam
delesi pada bagian
promoter ME1 dan
urutan hulu dari
promoter ME1. Sedangkan tabel
di bawah menunjukkan
persentase aktivitas beta-galaktosidase pada setiap mutan delesi
yang dibandingkan dengan sistem rekombinan tanpa delesi.
Tentukan apakah pernyataan di
bawah ini benar atau salah:
A. Enhancer terletak di bagian yang terdelesi
yang terdapat di mutan E dan mutan F.
B. Silencer terketak di bagian yang terdelesi
yang terdapat di mutan C dan F.
C. Delesi pada mutan D menghilangkan semua
urutan promoter ME1.
D. Kombinasi enhancer dan promoter yang dapat
meregulasi ekspresi gen ME1.
4. Perhatikan buble transkripsi RNA-DNA sintetik
seperti gambar di bawah ini :
Tentukan apakah pernyataan di
bawah ini benar atau salah:
A. Apabila
strand 3 ditambah dengan 32P , maka strand 1, 2, dan 3 dan RNA polymerase inti
akan berada dibagian paling atas dari gel PAGE.
B. Penambahan rifampisin pada sintesis RNA
menyebabkan transkripsi berhenti.
C. Heparin
dapat memblok elongasi atau pemanjangan primer RNA jika ditambahkan ke dalam
RNA polimerase inti setelah transkripsi mulai.
D. Kehadiran ATP, CTP, dan UTP akan menyebabkan
transkripsi berhenti jika dibandingkan dengan kehadiran semua ribonukleosida trifosfat.
5. Perhatikan diagram garpu replikasi berikut ini:
Tentukan apakah pernyataan di bawah ini benar atau salah:
A. Lokasi primer DNA
adalah pada huruf A.
B. Lokasi RNA
polimerase adalah pada huruf B.
C. Lokasi DNA dengan
3’OH bebas adalah pada huruf B.
D. Lokasi helikase
adalah pada huruf E.
6. Pada tahun
2025, Dr. Robin
telah bekerja di
Institut Sistematika Molekuler
dan Evolusi milik NASA.
Suatu hari ia
diminta untuk mengkarakterisasi sampel
yang diperoleh dari dasar laut Eropa, salah satu bulan dari
planet Jupiter. Dia cukup kaget dengan hasil yang diperolehnya, karena sampel
tersebut ternyata mengandung suatu bentuk kehidupan yang dapat tumbuh
dengan baik di
medium pengaya. Analisis
awal yang Dr.
Robin lakukan menunjukkan bahwa
bentuk kehidupan tersebut
merupakan suatu sel
yang mengandung DNA, RNA dan
protein. Ketika Dr. Robin menunjukkan hasil tersebut ke koleganya, Dr.
Wilson, Ia meragukan
hasil yang Dr.
Robin peroleh, dan
menduga bahwa sampel
Dr. Robin telah terkontaminasi dengan mikroorganisme yang ada di Bumi.
Tentukanlah mana pernyataan dibawah ini
yang Benar atau
Salah terkait kasus
diatas dan pendekatan
yang dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi asal mikroorganisme tersebut?
A. Sampel
mikroorganisme kemungkinan berasal dari luar bumi jika analisis asam amino penyusun proteinnya
banyak mengandung asam
amino tipe D
(enantiomer) dan beberapa
jenisnya berbeda dari asam amino standar
B. Sampel mikroorganisme kemungkinan
merupakan kontaminan dari
bumi jika urutan DNA nya
memiliki homologi yang
rendah dengan database
DNA mikroorganisme yang ada di
bumi. C. Semua organisme
di bumi menggunakan
satu sistem kodon
yang sama, sehingga perbedaan hasil
translasi kodon dari
mikroorganisme yang diduga diperoleh
sampel laut dalam eropa mengindikasikan mikrooganisme tersebut berasal
dari luar bumi.
D. Pertumbuhan mikroorganisme dalam
jumlah berlimpah dikondisi
suhu ruang dan lingkungan atmosfer
mendukung dugaan bahwa
mikroorganisme yang ditemukan disampel merupakan kontaminan.
8. Bakteri metanogenik
memproduksi metana sebagai
produk akhir dari
rantai transfer elektron. Sebagai
contoh Methanosarcina barkeri,
yang ketika ditumbuhkan
dalam kehadiran hidrogen dan
metanol, akan mentransfer
elektron dari hidrogen
ke methanol menghasilkan metana
dan air
CH3OH + H2 → CH4 + H20
Reaksi ini analog
dengan yang terjadi
pada bakteri aerobik
dan mitokondria, dimana elektron ditransfer dari senyawa
karbon ke oksigen menghasilkan air dan karbondioksida. Dikarenakan biokimia
yang unik dari reaksi methanogenesis, pada awalnya tidak begitu jelas apakah
bakteri metanogenik mensintesis
ATP dengan electron-transport-driven
phosphorylation
Gambar dibawah menampilkan
data dari suatu
eksperimen dengan bakteri
metanogenik. Metanol ditambahkan pada
kultur bakteri metanogenik
yang tumbuh dalam
kondisi kehadiran hidrogen. Produksi
CH4, magnitudo dari
gradien electrochemical proton,
dan konsentrasi intraseluler ATP
diukur dalam kehadiran/ketidakhadiran inhibitor
TCS dan DCCD.
Figure. Time
course of CH4 production
after addition of
methanol to a
culture of methanogenic bacteria
growing under H2. The
magnitude of the
electrochemical proton
gradient (ΔGH+), the
intracellular ATP concentration, and
the production of CH4 are expressed in arbitrary units
Tentukan apakah pernyataan di bawah ini benar atau salah.
A. TCS menginhibisi
proses respirasi metanogen
dengan menghambat proses pembentukan gradien proton
B. Sianida memiliki
target inhibisi yang sama dengan DCCD
C. Penurunan produksi
metana pada grafik
B dan C
kemungkinan disebabkan oleh kejenuhan hidrogen dilingkungan luar
membran plasma dari bakteri metanogen
D. DCCD merupakan
suatu uncouple electron transport
dari ATP synthase.
10. Anda
merancang sebuah transcription
assay dari suatu
transkrip yang secara
spesifik diregulasi oleh promotor
adenovirus pada suatu
vektor plasmid. Tiap
transkrip memiliki panjang 400
nukleotida dan secara
keseluruhan komposisinya adalah
C2AU. Selama
transkripsi, transkrip terakumulasi
secara linear pada
satu jam pertama, kemudian mencapai plateau.
Kondisi assay menggunakan
25 µL volume
reaksi yang mengandung 16
µg/mL template DNA
(plasmid memiliki panjang
3,5 kb) dan
komponen lainnya dalam jumlah
berlebih. Dari aktivitas
spesifik 32P-CTP dan radioaktivitas total
dalam transkrip anda menghitung
bahwa pada kondisi
plateau, 2.4 pmol
CMP terinkorporasi pada transkrip.
(massa pasangan nukleotida
adalah 660 dalton).
Tentukan apakah pernyataan di
bawah ini benar atau salah:
A. Transkripsi DNA
target dimulai dari
daerah yang mengandung
promotor adenovirus dan berakhir
pada daerah kodon stop
B. Jumlah transkrip
yang dihasilkan per reaksi adalah ~1,44 x 1012 C. Selama
transkripsi, inkorporasi nukleotida
trifosfat ke dalam
untai RNA transkrip dan berakhir pada daerah kodon
stop B.
Jumlah transkrip yang dihasilkan per reaksi adalah ~1,44 x 1012
C. Selama transkripsi,
inkorporasi nukleotida trifosfat
ke dalam untai
RNA transkrip
D. Jumlah transkrip
yang dihasilkan per template adalah ~0,07
ANATOMI DAN FISIOLOGI
TUMBUHAN
11. Pada reaksi terang,
molekul pigmen yang
menyerap cahaya mengalami
eksitasi elektron ke tingkat
energi yang lebih tinggi (singlet) dari keadaan dasar (ground state). Jika
tidak ada interaksi kimia dengan molekul yang lain, elektron akan kembali ke
keadaan semula dan melepaskan (disipasi)
kelebihan energi. Tentukan
apakah peristiwa yang
terjadi setelah lepasnya energi berlebih pada molekul pigmen berikut ini
benar atau salah.
A. Energi yang
berlebih berubah menjadi panas dan dilepaskan ke lingkungan
B. Keluarnya cahaya
(floresens) yang memiliki panjang gelombang yang sama dengan cahaya yang
diserap molekul pigmen
C. Terjadi
perpindahan energi antar molekul pigmen secara radiasi
D. Pusat reaksi
mengalami fotooksidasi ketika
elektron berada pada
keadaan metastabil triplet (di
antara ground state dan singlet)
12. Xilem merupakan jaringan kompleks yang berfungsi sebagai
jaringan pengangkut air dan mineral terlarut. Bagian pengangkut (conduit) dari xilem tumbuhan
Angiospermae dapat berupa trakea dan
trakeid. Berikut ini
adalah gambar dari
kedua jenis pengangkut
pada xilem.
Tentukan apakah pernyataan di bawah ini benar atau salah:
A. Lignin yang ada
pada kedua pengangkut xilem berperan untuk memperkokoh dinding sel sehingga
tahan terhadap tekanan
B. Trakeid dan
trakea memiliki kerentanan
yang sama terhadap
masuknya gelembung udara
(embolisme)
C. Aliran air secara
lateral pada xilem yang mengandung trakea dapat memiliki resistensi yang sama
dengan aliran lateral pada xilem tanpa trakea
D. Kematian sel
trakea dan trakeid
memberikan keuntungan bagi
tumbuhan karena meningkatkan daya
hantar terhadap air dan mineral
13. Diketahui bahwa untuk mengikat satu molekul CO2
diperlukan energi 8 foton. Satu foton setara
dengan 175 kJ
(cahaya merah). Jika
satu mol heksosa
dapat melepaskan energi sebesar 2804 kJ, tentukan apakah
pernyataan berikut ini benar atau salah.
A.
Untuk membentuk 1 mol fruktosa diperlukan energi sebesar 8400 kJ
B. Energi foton yang diubah menjadi gula pada
reaksi gelap adalah sekitar 33%
C.
Efisiensi transfer energi
foton yang masuk
ke tumbuhan dan
diubah menjadi karbohidrat adalah
sekitar 10%
D. Energi foton banyak yang
terlepas menjadi panas ke lingkungan selama sintesis ATP dan NADPH
Tentukan apakah
pernyataan berikut ini benar atau salah.
A.
Peningkatan auksin karena
infeksi endomikoriza dapat
memicu pembentukan akar lateral sehingga lebih banyak tempat
bagi mikoriza untuk berkolonisasi
B.
Penurunan tingkat ekspresi
gen endokitinase saat
terinfeksi mikoriza menunjukkan akar tanaman menolak adanya
sel-sel asing
C. Dua jenis
auksin (IAA dan
IBA) yang dipakai
sebagai perlakuan sama-sama meningkatkan ekspresi dari semua
gen terpilih
D. Pembentukan endomikoriza
melibatkan peranan hormon tumbuhan khususnya auksin.
15. Seorang
peneliti menemukan bahwa
suatu gulma tanaman
padi memiliki sayatan
daun seperti gambar berikut ini.
Kemudian peneliti
tersebut mengukur respon
fotosintesis terhadap konsentrasi
CO2 dan intensitas cahaya
pada gulma tersebut
dan dibandingkan dengan
tanaman padi. Hasil pengukuran keduanya
disajikan pada gambar
berikut ini (A
& C =
gulma; B &
D = tanaman padi).
Tentukan apakah pernyataan berikut ini benar atau salah.
A. Gulma memiliki jalur
fotosintesis yang sama dengan tanaman padi
B. Gulma lebih tahan
terhadap kekeringan dibandingkan tanaman padi
C. Gulma mengalami
penjenuhan terhadap cahaya
seperti yang terjadi
pada tanaman padi
D. Gulma memiliki
enzim pengikat karbondioksida dengan
afinitas yang lebih
tinggi daripada yang ada pada tanaman padi
Nah, itulah 16 soal OSP Biologi tahun 2016, jika sobat ingin memperoleh soal lengkap (full dalam bentuk pdf) langsung cus klik disini.
Jika ada kesalahan dalam penulisan dan lain sebagainya, admin mohon maaf dan jika diantara para reader bersedia membenarkan tulisan, memberikan komentar, saran kritikan, ide dan lain sebagainya bisa dengan cara meninggalkan komentar dibawah atau via email : sharelaju@gmail.com
Post a Comment for "SOAL OSP BIOLOGI 2016"